Introducing My Roses

Seperti janji saya kemarin, setelah mengenalkan kebun, saya ingin mengenalkan para penghuninya. Yang pertama yang saya perkenalkan adalah tumbuhan yang selalu mendapat perhatian khusus dari saya. Soalnya tanaman ini, kalau saya bilang sih, sedikit manja :D 

Ini adalah salah satu tanaman yang membuat saya gregetan. Kalau ditinggal beberapa hari saja tanpa disiram atau ditengok-tengok, dia bakalan mulai menguning dan mati. Saya juga berkali-kali mencoba memperbanyak tanaman ini dengan cara stek batang, tapi tidak pernah berhasil. Oh ya satu lagi, waktu dibeli, bunganya besar-besar, tapi pas saya rawat sendiri, bunganya kecil-kecil. Tapi yang terakhir ini kayaknya masalah saya sendiri sih, hahhahh. Mungkin punya Mbak penjual ngerawatnya pakai pupuk ini itu. Kalau saya mah tanamannya cuma disiram air doang :D


Nah itu dia penampakan tanamannya. Tuh sekali lihat sudah tahu kan kalau tanaman ini namanya mawar. Setelah saya googling sebentar, ternyata mawar ini memiliki ratusan spesies. Saya tidak tahu punya saya termasuk spesies yang mana. Kalau diantara kalian ada yang tahu silakan beri tahu saya di kolom komentar ya :)

Gambar di atas itu adalah mawar merah saya yang umurnya paling tua diantara 4 mawar lainnya yang ada di kebun. Waktu pertama kali beli, pohonnya masih imut-imut dan bunganya besar-besar. Sekarang sepertinya terbalik. Pohonnya yang gede sedangkan bunganya kecil sekali. 

Oh ya saya dapat bisikan dari Mbak penjual bunga kalau bunga mawarnya mau gede, siram saja pohonnya sama air cucian beras. Baiklaaah. Sekarang bunga mawar ini rutin dapat asupan air cucian beras setiap hari. Semoga manjur.

Btw, ini si mawar merah bunganya mau mekar. Nanti saya posting deh kalau bunganya sudah mekar sepenuhnya. 


Yang di atas ini adalah gambar mawar kuning. Sebenarnya bunga mawar ini milik kakak saya. Tapi karena sekarang dia sedang sibuk, mawarnya tidak terurus. Jadi untuk sementara mawar ini pindah rumah dan berada dalam pengawasan saya (hahhhah, lebay). 

Sama seperti mawar merah, pohon mawar kuning ini mulai terlihat tinggi. Mungkin pohon ini harus dipotong ya biar tetap tampak imut-imut. Tapi saya selalu merasa sayang untuk memotongnya. Kalau tidak terpaksa, batang pohon mawar ini akan selalu saya biarkan tumbuh tinggi. Sepertinya saya perlu nasihat dari para pekebun mawar yak. Saya betul-betul blank bagaimana cara merawat mawar dengan benar. 

Ngomong-ngomong, mawar kuning ini juga mau berbunga. Asik banget ya. Semoga ntar mereka mekarnya barengan sama mawar merah.


Yang ketiga ini adalah gambar mawar merah muda. Mawar ini baru saja saya beli kira-kira setengah bulan yang lalu. Nah seperti inilah penampakan pohon mawar yang saya bilang imut-imut. Tapi melihat bagaimana nasib si merah dan kuning, sepertinya pohon imut ini tidak bakalan bertahan lama.

Nah, si merah muda ini juga mau berbunga. Aseeekk :D


Terakhir, adalah si mawar putih. Ini belinya barengan sama si merah muda. Kalau diperhatikan, mawar ini memiliki daun yang berbeda. Yang daun kecil-kecil itu kata Mbak penjual nanti menghasilkan bunga-bunga hijau. Saya kurang yakin bunga hijau yang dimaksud yang bagaimana.

Kata Mbaknya lagi, saya harus memilih, kalau saya fokus ingin membesarkan pohon dengan daun kecil, maka pohon dengan daun yang besar akan kalah. Padahal yang besar bunganya ntar bakalan mawar yang warnanya putih. Nah lo. Saya jadi bingung >.<


Oke sekian dulu perkenalan pohon mawar saya. Semoga mereka berempat berumur panjang ya :)

Kalau kalian punya mawar juga, yuk dishare \^_^/

Introducing My Garden

Post perdana untuk nama blog baru :D

Kali ini saya mencoba untuk menulis tentang hobi saya yang lain yaitu berkebun. Semoga bisa membuat saya rajin update di blog ini. 

Di post perdana ini, saya ingin mengenalkan kebun kecil saya di depan rumah. Kalau dari perkiraaan sotoy saya sih kebun ini luasnya cuma 2 x 1,5 meter. Terdiri dari kebun sebelah timur (atas) sama sebelah barat (bawah). 
   




Eh, maaf, yang sebelah barat gambarnya kurang jelas. Saya orangnya agak pemalu. Jadi rada kurang pede jeprat-jepret halaman rumah sendiri, malu sama tetangga-tetangga kepo :D

Oke, kembali ke kebun kecil saya. Ruang kosong di kebun ini jadi rebutan. Pelaku utamanya adalah ayah, mama, saya, dan tante. Ayah ngotot kalau halaman depan rumah ini harus ditanami pohon-pohon buah. Mama pengen kebun kecil ini penuh dengan bumbu-bumbu dapur plus apotik hidup. Saya berhasrat menjadikan kebun ini kebun bunga warna-warni yang harum. Sedangkan tante, yang paling parah, ingin menanam semua tanaman yang bisa ditanam :D. Seakan belum cukup, para pemeran pendamping, yaitu saudari-saudari saya, sewaktu-waktu, insting berkebunnya kambuh dan ikut meramaikan kebun kecil itu.

Karena kebun ini sudah ada jauh sebelum saya lahir, ditambah masing-masing pihak ingin menanam ini itu, jadilah kebun ini seperti hutan hujan tropis kecil. Tidak teratur dan penuh sesak. Saya sudah berusaha untuk menata kebun ini biar rapi. Tapi sepertinya tidak mungkin. Jadi kalau ada yang bertanya kenapa kebun ini dibiarkan seperti itu. Saya hanya bisa menjawab kalau konsepnya memang sengaja dibuat seperti hutan :D

Sekarang ayah sudah tiada. Mama dan tante sudah mulai malas merawat tanaman (tapi masih sering request tanam ini itu). Kakak-kakak saya sudah menikah (tapi tidak punya kebun dan masih sering menitipkan tanamannya di kebun kecil). Jadi sekarang saya yang diserahi tanggung jawab untuk merawat kebun kecil itu. Alasan mama terdengar sedikit mencurigakan. Kata mama sih hanya saya yang punya tangan ajaib. Kalau saya yang menanam, maka tanaman apa saja selalu tumbuh subur. Yeah, somehow saya yakin itu cuma alasan mama :D

Nah, rencananya, setelah mengenalkan kebunnya, saya ingin mengenalkan tanamannya satu persatu. Masih banyak dari tanaman-tanaman itu yang saya tidak tahu namanya. Saya bahkan tidak tahu bagaimana cara merawat mereka dengan benar. Semoga dengah sharing di blog ini, ada para profesional yang bisa memberitahu saya bagaimana cara merawat mereka dengan baik.

Oke, sampai disini dulu deh perkenalan kebunnya. Sampai jumpa di postingan berikutnya yaaa. Selamat berkebun  \^_^/