Pengalaman Mencoba Berbagai Resep Kue Jahe


***

Berawal dari membaca cerita tentang kue jahe sewaktu kecil. Saya jadi kepingin sekali memakan kue jahe. 

Sayang di kota kecil tempat saya tinggal kue jahe bukanlah kue yang bisa dengan mudah ditemukan. Bahkan di waktu event-event khusus sekalipun semacam lebaran atau natal.

Waktu berlalu, di beberapa novel yang saya baca kadang ada cerita yang tokoh-tokohnya sedang makan kue jahe. Haduh, saya jadi semakin pengin makan kue jahe. 

Jadilah, sewaktu cuti melahirkan yang lumayan panjang kemarin, saya memberanikan diri untuk membuat kue jahe sendiri. 

Iya, saya yang kemampuan masaknya pas-pasan ini ingin bikin cookies, OMG!!!

Dan berikut hasil perjalanan saya dalam membuat kue jahe. 

1. Resep Kukis Jahe oleh Lya Sahida di Cookpad

(sumber: cookpad)

Ini adalah resep pertama yang saya pilih untuk dicoba. Alasannya karena tampilannya sangat menggoda. Jadi kepingin menggigit kue jahenya yang sangat menggemaskan itu deh.

Berikut bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat kue jahe ini:

(sumber: cookpad)


Dan berikut langkah-langkahnya:

(sumber: cookpad)

Lucunya, mungkin karena kebanyakan membaca resep kue jahe sewaktu memilah-milih, ingatan saya tentang langkah pembuatannya jadi campur aduk. Saya memasukkan adonan ini ke kulkas, padahal tidak ada di petunjuknya, hahhah, *selfkeplak*. 

Cerita saya setelah mencoba resep kukis jahe...

Saya skip butter karena waktu itu saya kira butter dan margarin itu sama saja, wkwkwk, *barukeluardarigua*. 

Kemudian karena tidak mempunyai bumbu spiku, saya googling dan mendapat informasi bahwa bumbu spiku ini adalah semacam campuran dari pala, cengkeh dan kayu manis. Jadi saya haluskan sendiri rempah-rempah tersebut. 

Lalu bagaimana dengan takarannya? Karena tak punya timbangan kue, takarannya hanya menuruti convert-an google dari gram ke sendok makan dan sedikit menuruti kata hati, haha, *dikeplakmasa*.

Saya juga tak punya oven, baik yang tangkring maupun yang listrik. Jadi saya panggang kuenya di teflon.

Saya tak punya cetakan kue. Jadi saya pulung dan pipihkan saja adonannya pakai tangan, *ngomonggayaAgnes*. 

Singkatnya, resep pertama ini benar-benar seadanya. Maka hasilnya juga seadanya. Rasanya..errrr...lumayanlah. Tetapi tampilan maupun rasanya  mirip cookies khas Kalsel yang namanya wadai duduitan seperti gambar di bawah ini, wkwkwk.


wadai duduitan - source: bukalapak.com

Saya sama sekali tidak kepikiran untuk memfoto hasil baking saya. Padahal bisa jadi bahan untuk tulisan di blog yak, *tepokjidat*. 

2. Resep Kue Kering Jahe Kayumanis Tanpa Telur by Isti dari Cookpad

(sumber: cookpad)


Resep kedua yang saya coba adalah kue kering jahe kayumanis tanpa telur by Isti di Cookpad. Alasannya karena di langkah pembuatannya, mengocok gula dan menteganya pakai sendok. Berikut bahan-bahan dan langkah-langkahnya.


(sumber: cookpad)

Cerita saya setelah mencoba resep kuker jahe kayumanis...

Saya masih belum punya timbangan, jadi takarannya masih menggunakan sendok. Saya lupa meminjam mixer mama jadi mengocoknya juga pakai sendok. Sayangnya saya tidak tahu apakah hasil kocokannya sudah cukup atau belum. 

Dengan takaran dan hasil kocokan yang hanya berdasarkan suara hati, *kenatimpuk*, bismillah saya masukkan ke oven listrik hasil pinjam dari mama juga. 

Hasilnya cukup enak tapi keras, hiks. Makannya harus pas kuenya lagi hangat, kalau sudah dingin, kerasnya tak ada toleransi, wkwkwk. Saya salah takar tepung sepertinya ya, hiks.

3. Resep Kue Cookies Jahe dari Tokopedia.com


(sumber: tokopedia.com/blog)

Resep ketiga yang saya coba adalah resep kue cookies jahe dari tokopedia.com. Alasannya karena menurut saya bahan dan langkah pembuatannya cukup mudah. Berikut bahan-bahan dan langkah-langkahnya. 

(sumber: tokopedia.com/blog)

Cerita saya setelah mencoba resep kue cookies jahe...

Kali ini saya lebih siap dari resep pertama dan kedua. Mari kita checklist, timbangan ada walaupun pinjam sama saudari, oven listrik masih pinjam sama mama, *dikeplakpakaisandal*. Mixer sudah punya sendiri, haha. Bahannya yang kurang cuma kacang mete dan saya rasa itu tidak masalah.

Waktu eksekusi awalnya lancar, tetapi pas sedang asik mengaduk adonan, anak saya yang berumur 3 tahun datang dari rumah neneknya lebih awal dari perkiraan. Kebayang gak gimana riweuhnya, *crying*. Step setelahnya saya lakukan secepat yang saya bisa agar anak saya tidak perlu "membantu" lama-lama, wkwkwk.

Hasilnya ternyata enaaaaaaak. Jahe segarnya berasa sekali. Cuma cookies-nya rapuh sangat. Kalau tidak hati-hati memegangnya kukernya akan jadi remah-remah. 

Saya bertanya-tanya apakah ini karena saya salah timbang terigu atau karena saya tidak memasukkan kacang mete? *hmmm*

4. Resep Kue Jahe Ginger Cookies by Alinett_cooknfood dari Cookpad


(sumber: cookpad)

Resep keempat yang saya coba adalah resep kue jahe ginger cookies. Alasannya karena gambar kukernya cukup menggoda dan resepnya menggunakan jahe segar. Berikut bahan-bahan dan langkah-langkah membuatnya.


(sumber: cookpad)

Cerita saya setelah mencoba resep kue jahe ginger cookies...

Untuk resep ke-4 ini, saya sudah punya timbangan kue sendiri, yes!!! Semua alat dan bahan sedikit lagi lengkap karena saya tidak punya cengkeh bubuk. Jadi bahan cengkeh dan kayu manis bubuknya saya ganti dengan bumbu spiku.

Eksekusi lancar. Kuenya enak. Semua suka. Komennya cuma satu, kuenya kurang matang, wkwkwk. 

Saya memang ragu apakah kuenya sudah matang atau tidak. Mau di oven lebih lama lagi tapi saya takut kuenya jadi keras. Penasaran, ada satu nampan kue yang saya coba oven lebih lama. Dan hasilnya ternyata memang keras, hiks.

Tapi setidaknya semua suka dan minta dibuatkan lagi, alhamdulillah.

5. Mencoba kembali resep kukis jahe oleh Lya Sahida di Cookpad

(sumber: cookpad)

Mengingat resep pertama yang saya coba kemarin benar-benar seadanya. Maka saya memutuskan untuk mencoba kembali dengan alat dan bahan yang lebih lengkap. Sekarang saya sudah bisa menemukan bumbu spiku langsung jadi tanpa harus menghaluskan sendiri lagi. Meskipun saya masih tidak punya cetakan kue dan adonannya saya pulung dan pipihkan saja dengan alat pembuat bakwan, hoho.

Dan ternyata hasilnya enak sangat. Kuenya renyah dengan tingkat kematangan yang pas. Hanya saja saya di lidah saya jahenya kurang berasa karena resepnya tidak memakai jahe segar. 

Btw kali ini saya ingat untuk memotret hasil baking saya. Ini dia, hasil recook kukis jahe yang fresh from the oven, eaaaaa.


Resep Kue Jahe Ala-Ala Sendiri...

Setelah mencoba berbagai resep kue jahe, saya jadi ingin bereksperimen untuk mencari resep yang benar-benar sesuai dengan lidah saya.

Saya ingin kue saya renyah seperti resep nomor 5, enak seperti resep nomor 4 dan berasa jahe segarnya seperti resep nomor 3. 

Jadi ketiga bahan resep tersebut akan saya pilih dan susun seperti berikut: 

180 gram butter margarine
100 gram gula palem
100 gram gula pasir
1 butir kuning telur
250 gram tepung terigu protein rendah
30 gram tepung maizena
50 gram jahe parut segar
1 sendok teh air
1 sendok teh bumbu spiku
1/4 sendok teh garam

Dan langkahnya persis mengikuti resep nomor 1 atau 5. Bagaimana hasilnya nanti akan saya update, hihihi, doakan semoga berhasil ya, aamin.

Joy, Love, & Relax with Cussons Baby Powder's Moodscent™

Sensasi Ceria, Lembutnya Cinta dan Nyamannya Relaksasi dengan Moodscent Bedak Bayi Cussons...

Hai, namaku Fathian. Umurku 4 bulan. Saat ini, aku merasa menjadi bayi yang paaaling ceria. Alasannya karena pagi ini mama baru saja menaburkan Cussons Baby Powder varian ungu dengan wangi Berries. Kata mama, aroma Berry akan menghadirkan Moodscent Joy yang dapat membuatku lebih ceria. 

Aku sudah hapal kebiasan mama. Nanti saat waktunya tidur siang, aku pasti akan mencium aroma lembut bedak bayi Cussons Moodscent Sakura di tubuhku. Mama bilang, aroma Sakura ini akan menghadirkan mood Love yang membuatku bisa merasakan sentuhan kasih sayangnya. 

Aku yakin bedak dengan kemasan  warna merah muda ini merupakan bedak dengan wangi favorit mama.  Aku sering melihat mama diam-diam juga menaburkan bedak ini ke tubuhnya, hihihi, mama..mama...

Kemudian, saat waktunya tidur malam, mama pasti akan menaburkan varian Cussons Baby Powder Vanilla dengan kemasan warna biru. Aroma Moodscent-nya adalah mood relax yang kata mama dapat memberikanku efek relaksasi yang nyaman sehingga tidurku bisa lebih nyenyak.


Mama, aku, dan Cussons Baby Powder with Moodscent™. Maafkan fotoku yang tidak fokus. Aku terlalu excited karena tampil di blog mama. Btw, hari ini, 9 Mei 2021 adalah International Mother's Day ya. Selamat hari ibu buat mamaku sayang.

Ngomong-ngomong, dari tadi aku selalu bilang Moodscent terus ya. FYI, Moodscent adalah inovasi terbaru dari Cusson Baby Powder yang dapat menghadirkan efek mood yang dapat membantu mendukung kenyamanan dan kesegaran pada bayi.

Awalnya, mama tidak mengetahui tentang teknologi Moodscent ini. Tahunya saat aku mendapat kado kelahiran berupa Cussons Gift Box warna biru dari teman nenek. Ketika mama memakaikan bedak itu ke tubuhku, mama heran karena wanginya berbeda dengan punya kakakku, padahal kami sama-sama memakai varian dengan kemasan berwarna biru. Ya, aku dan kakakku yang baru berusia 3 tahun sama-sama "anak Cussons", hihihi. 


Cussons milikku yang ada Moodscent™-nya (kiri) dan punya kakak (kanan)

Mama bilang, bedakku lebih wangi. Mama jadi penasaran ingin mencoba varian Moodscentlainnya dan ternyata semuanya wangi-wangi. Sejak memakai bedak Cussons yang ada Moodscent-nya, papa bilang aku dan kakakku adalah bayi dan balita terwangi di dunia. Hahaha, papa bisa saja.


Tiga varian Cussons Baby Powder baru dengan Moodscent™. Ki-ka, ada wangi sakura dengan mood love, wangi vanilla dengan mood relax dan wangi berries dengan mood joy

Korelasi antara aroma wewangian tertentu dengan suasana hati...

Oh iya, selain kepo dengan wangi varian lain, mama juga kepo tentang inovasi Cussons Baby Powder's Moodscent ini. Akhirnya mama menemukan informasi mengenai hal itu dari report acara Virtual Launching Cussons Baby Powder, Selasa 15 Desember 2020.

Mama bercerita kepadaku bahwa dalam acara tersebut, Dr. Haryono Hartono, PhD, Head of Research and Development, APAC PZ Cussons berkata,

Teknologi Moodscent™ telah terbukti melalui sebuah metode analisis yang melakukan pembuktian korelasi antara suasana hati dengan aroma atau wewangian tertentu. 
Benefit bedak bayi sebetulnya bukan sebatas untuk bayi saja. Orang dewasa pun mendapatkan manfaat serupa, misalnya mood yang lebih baik.  
Impact Moodscent ini ke sensory brain, ketika ia mengeluarkan hormon happy dan anti stres. Efek ini sama pada bayi dan dewasa. 

Hohoho, jadi ternyata tidak apa-apa kalau mama ikut memakai bedakku juga. Mama tentu akan semakin cantik jika selalu dalam keadaan happy. Aku harus meminta papa dan nenek memakai bedakku juga. Aku yakin papa akan tampak semakin tampan dan nenek akan tampak lebih muda jika mood mereka selalu dalam keadaan baik, hihihi.

Sentuhan ibu dan efek positifnya bagi tumbuh kembang anak...

Kemudian, mama juga bercerita kepadaku bahwa Profesor Francis McGlone, Professor of Neuroscience, Liverpool JM University, UK yang hadir dalam acara tersebut juga menjelaskan bahwa,
Sentuhan lembut pada bayi terbukti mendukung sistem kekebalan, mempengaruhi perkembangan otak, dan suasana hati bayi. Dalam jangka panjang, hal ini berpengaruh positif bagi tumbuh kembang anak, sehingga perlu dilakukan sesering mungkin.

Oooh...sekarang aku sudah mengerti kenapa mama tidak lagi menaburkan bedak bayi menggunakan powder puff, tapi mama tuang di tangan mama dulu, baru diusapkan ke tubuhku. Perpaduan antara bedak bayi Cussons yang kualitasnya tidak diragukan lagi, plus aroma moodscent-nya yang menceriakan suasana hati, ditambah sentuhan lembut tangan mama akan menghasilkan banyak efek positif bagiku.

Kata nenek, aku adalah cucunya yang paling tampan. Kalau ketampananku ini ditambah dengan sistem kekebalan tubuh yang bagus, perkembangan otak yang cerdas, serta suasana hati yang ceria, aku sama sekali tidak keberatan.

Oke, sekian ceritaku hari ini. Tidak terasa, saatnya bagiku untuk tidur siang. Mama sudah siap menaburkan Cussons Baby Powder wangi sakura ke tubuhku. Tidur siangku pasti nyenyak karena ditemani sensasi lembut kasih sayang ibu berkat teknologi Moodscent™ dari Cussons Baby Powder.

Terima kasih Cussons. Tetaplah selalu menemaniku dan bayi-bayi di seluruh dunia dengan produk-produk berkualitas dan berinovasi baru.

Selamat tidur siang. Sampai jumpa di ceritaku berikutnya ya. Dadaaaah.  

Salam seceria mood joy Cussons Baby Powder Berries,

Fathian