Mirabella Kosmetik Lipstick First Impression

Bismillahirrahmanirrahim...

Hai..hai..bertemu lagi kita di postingan berlabel Beauty di blog saya. Sebenarnya, saya jarang sekali mempublish post tentang Beauty. Jadi maafkan saya kalau misalnya ada kekeliruan yang mungkin menyalahi aturan yang biasanya ada di blog post tentang beauty, dan feel free aja untuk memberi tahu saya di kolom komentar ya ^_^ 

Oke deh, di postingan kali ini, selain menulis kesan pertama saya setelah memakai Mirabella kosmetik lipstick, saya juga akan menuliskan kesan pertama saya setelah memakai bedak Mirabella dan Mirabella Lip Cream .

FYI, ketiga produk dari Mirabella ini saya dapatkan gratis dari event acara ultah Blogger Perempuan Banjarmasin atau yang lebih dikenal dengan nama Female Blogger of Banjarmasin alias FBB. 

Rangkaian acara ultahnya keren loh. Ada banyak hadiah dari event giveaway, doorprize, online class, dan juga lomba blog. Hadiahnya beragam, mulai dari voucher diskon dari berbagai produk sponsor, staycation di hotel keren di Banjarmasin, sampai uang tunai dengan total jutaan rupiah. Penasaran? Yuk langsung ikuti saja semua media sosial FBB. Yes!

Mirabella Kosmetik Lipstick...

Baiklah, langsung saja, review Mirabella pertama saya adalah produk lipsticknya, yaitu Mirabella Colorfix Lipstick. 


IMO, kemasannya bagus sangat. Warna ungu kombinasi peraknya cantik sekali. Saya jadi langsung kepingin mencoba.

Eiitsss, tapi sebelumnya, yuk mari kita intip dulu apa klaim dari produk ini seperti yang tertulis di belakang kemasannya,

Mirabella Colofix Lipstick

Rasa percaya diri Anda semakin mantap bersama Mirabella Colorfix Lipstick karena Anda akan merasa nyaman dengan warnanya yang tahan lama dan tidak mudah luntur. Formulanya menghasilkan polesan yang lebih lembut dan ringan di bibir. Dengan kandungan Vitamin E untuk merawat kelembapapn bibir dan Licorice Extract. 

Oke, saya setuju sekali dengan klaimnya yang menyatakan kalau polesannya lembut dan ringan di bibir. Yeap, itulah yang saya rasakan saat mencoba lipstick ini. 

Kemudian juga saya biasanya kalau memakai lipstick itu suka belepotan, tapi tidak dengan lipstick ini. Pengaplikasiannya terasa begitu mudah. Lipsticknya terasa meluncur dan menghasilkan warna yang merata di bibir saya hanya dalam sekali polesan. 

Oh iya, saya dapat warna 71 untuk lipstick ini. Warnanya seperti yang saya beri lingkar merah pada foto di bawah:

Hmmm...biasanya saya tidak cocok memakai lipstick dengan warna pink keunguan semacam ini. Tapi somehow, yang ini cocok. Saya jadi senang memandang hasilnya di cermin. Klaimnya tentang "rasa percaya diri yang semakin mantap" berhasil untuk saya. Keren!!!

Oke, itu tadi poin plus dari review Mirabella Colorfix. Poin minusnya mungkin cuma setelah saya pakai, arah lipsticknya jadi berbalik arah, tidak pas dengan wadahnya. Bagiannya panjangnya jadi berada di bagian pendek. Tapi itu mungkin "derita saya sendiri" saja kali ya. Mungkin ini terjadi karena saya terlalu semangat memutar lipsticknya, sehingga posisi lipsticknya jadi berbalik arah, *dikeplakmasa*.

Bedak Mirabella...

Lanjut, produk kedua yang saya coba adalah bedak padat dari Mirabella yaitu Mirabella Two Way Cake UV. Berikut klaim yang tertulis di bagian belakang kemasannya:

Kombinasi bedak dan alas bedak dengan formula tahan lama menghasilkan tampilan warna yang lebih merata, halus dan lembut. Membantu menyempurnakan hasil riasan make up yang natural. Mengandung Titanium Dioxide sebagai UV filter yang membantu melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV. Mengandung Vitamin E sebagai antioksidan dan Jojoba Oil untuk menjaga kelembapan kulit.

Cara Pemakaian:

Ulaskan ke seluruh wajah dan leher secara merata. Gunakan spon kering untuk riasan natural atau dengan spon basah untuk riasan lebih tebal dan tahan lama.

Saya dapat warna 01 Porcelain Beige. Alhamdulillah warnanya cocok di kulit saya. Saya juga setuju dengan klaimnya yang menyatakan bahwa tampilan warna yang dihasilkan merata, tampak halus, lembut dan natural.

Kadang-kadang saya ada menemukan bedak yang susah sekali diaplikasikan ke muka. Susah dalam artian ditepok-tepok berapa kali pun tak ada efek 'pakai bedak'-nya. Atau bisa juga sebaliknya, diusap sedikit saja sudah dempul, hihihi.

Untunglah bedak Mirabella ini tidak begitu. Pengaplikasiannya terasa mudah bagi saya. Sama seperti Mirabella Kosmetik Lipstick, tidak perlu banyak polesan untuk mendapatkan klaim yang dijanjikan. Keren deh pokoknya, saya suka!

Mirabella Lip Cream Matte Expert...

The last but not least, produk berikutnya yang akan saya tuliskan kesan pertamanya adalah Mirabella Lip Cream Matte Expert. Saya dapat yang nomor 8 alias warna Plum. 

Errrr..., sebetulnya warna Plum bukanlah warna lip cream yang bakalan saya pilih. Saya kalau beli lip cream biasanya warnanya orange kecokletan atau semacam itulah, *katro mode on*. 

Kalau bukan FBB dan Mirabella yang kasih, saya mungkin tak akan pernah tahu bagaimana tampang saya ketika memakai lip cream dengan warna plum. Soalnya ketika saya coba, ternyata warnanya cocok. 

Padahal awalnya saya menduga tampang saya bakalan seperti nenek sihir karena memakai lip cream dengan warna segelap itu. Tapi ternyata tidak. Saya benar-benar tidak menyangka kalau ternyata warna plum tampak begitu bagus di bibir saya, hihihi, *ngaku-ngaku sendiri*.

Tidak ada klaim apapun yang tertulis di kemasannya. Tapi saya suka karena pengaplikasian lip cream ini juga begitu mudah. Kekentalannya *kayak adonan kue aja* pas. Sama sekali tidak belepotan bahkan untuk ukuran saya yang gagap make-up-an sekalipun. Kemudian ada sensasi seperti aroma buah-buahan gimana gitu setelah memakainya. Saya suka saya suka. Nah, saya jadi bingung mau pakai lipstick atau lip cream nya untuk ngantor hari ini, hihihi.

Penutup...

Oke, itulah kesan pertama saya setalah memakai ketiga produk di atas. Saya suka semuanya, tapi favorit saya adalah yang Mirabella Kosmetik Lipstick

Saya juga jadi kepo sama produk Mirabella yang lain dan langsung follow instagram-nya di @mirabellacosmetics

Harapan saya, semoga produk Mirabella bisa dengan mudah ditemukan di toko-toko kosmetik level kabupaten seperti tempat saya tinggal. Soalnya, kayaknya saya bakalan repurchase deh, *masukin wishlist*.

So, bagaimana dengan kalian? Punya cerita tentang produk dari Mirabella Kosmetik juga? Yuk dishare ;)

Komunitas Blogger Perempuan Banjarmasin 4rd Anniversary

Ulang Tahun Ke-4 Komunitas Blogger Perempuan Banjarmasin... 

Tanggal 6 Oktober kemarin, Komunitas Blogger Perempuan Banjarmasin atau yang lebih kita kenal dengan nama Female Blogger of Banjarmasin (FBB) sudah mencapai usia 4 tahun. Sebagai bentuk rasa syukur, FBB mengadakan rangkaian acara anniversary dengan mengusung tema "Unstoppable Creation".


Tidak tanggung-tanggung, acara anniversary tahun ini bertabur begitu baaanyak hadiah. Dengan didukung oleh 9 sponsor dan 1 media partner. Mereka adalah Mirabella Cosmetics, Gloskin Banjarmasin, Fave Hotel Banjarmasin, Clean Well Banjarmasin, Tupperware Palma Tika Raya, Kebabblasan Banjarmasin, Summber Bed and Breakfast, Ambeer.Le Hijab, 57 Kitchen serta My Radio Banjarbaru sebagai media partner. 

Ada giveaway, doorprize dan juga lomba blog yang dilaksanakan selama rangkaian acara berlangsung. Hadiahnya beragam, mulai dari voucher diskon dari berbagai produk sponsor, sampai uang tunai senilai jutaan rupiah.


[source: instagram @femaleblogger.bjm]

Salah satu dari rangkaian acara yang paling saya tunggu-tunggu adalah Pelatihan Fundamental SEO on Page oleh Irwin Andriyanto (masirwin.com), Founder dan Owner Tangerang Digital. Serta Pelatihan Optimalisasi Instagram untuk Influencer/Blogger/Reviewer oleh Niko Julius, pengusaha muda dan online enterpreuner, founder dari nikojulius.comKedua acara ini dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2020 dari jam 09.45 sampai jam 12.45 WITA via aplikasi Zoom.


[source: instagram @femaleblogger.bjm]


Sebenarnya saya baru benar-benar bisa memastikan apakah bisa ikut acara ini atau tidak saat H-1. Waktu menjelang akhir tahun memang selalu menjadi waktu tersibuk untuk kantor saya. Tapi kasihan juga panitia jadi kelamaan menunggu keputusan saya seorang. So, akhirnya saya nekat mengonfirmasi untuk bisa ikut dengan konsekuensi ditanggung oleh saya sendiri, hohoho. 

Nah..nah..nah..waktu jadi  terasa seperti lewat begitu saja. Saya berusaha menyelesaikan semua deadline pekerjaan utama saya sebelum hari H. Fiuh...rasanya seperti bulan tersibuk dan terlelah saya sepanjang tahun ini. 


Ya, meskipun nanti acara jatuh pada hari minggu, tapi di situasi pandemi ini, kantor saya juga mengadakan kebijakan untuk melakukan pelayanan secara online demi meminimalisasi tatap muka dengan para pengunjung. Negatifnya, pelayanan online ini mengakibatkan orang-orang menjadi bebas menghubungi kapan saja tanpa peduli jam kerja, huhu, *jadi curcol*.


Oke, kembali ke acara ulang tahun Komunitas Blogger Perempuan pertama di Banjarmasin ini. Tanggal 11 Oktober yang ditunggu-tunggu pun tiba. Sayang saya tidak bisa menjadi yang hadir pertama di Zoom Meeting karena gadis kecil saya baru tertidur beberapa menit sebelum jam 10.00. Maka gagal lah rencana emaknya untuk bisa mendapat hadiah sebagai peserta tercepat yang hadir di online class, wkwkwk. 

Daaan, saya pun sudah siap duduk cantik di muka laptop dengan posisi ternyaman yang bisa saya lakukan sebagai ibu hamil yang lagi hamil tua. Ketika acara dimulai, ternyata ada masalah baru lagi yang muncul pemirsa-pemirsa. 


Setelah menikah, saya dan keluarga kecil saya pindah rumah ke Amsterdam. Bukan Amsterdam yang ada di negeri Belanda sana, tapi Amsterdam singkatan dari AMuntai Sedikit Te Ka Dalam, yang artinya sinyal internet di sana tidak sebagus di rumah orang tua saya dulu yang terletak di ibu kota kabupaten. 

Hu..hu..Zoom Meeting saya jadi putus nyambung. Saat lagi asyik-asyiknya mendengar penjelasan dari pemateri, eh, koneksi terputus. Saya koneksikan lagi, terus putus lagi. Hiks, jadi mau nangis rasanya. Bahkan meskipun kamera Zoom saya nyalakan, tapi gambar saya tidak muncul di laptop. Terpaksa saya nonaktifkan, takutnya saya tak nyadar lagi ngupil atau apa gitu kan jadi tak enak sama peserta lain yang kebetulan melihat, wkwkwk, *dikeplakmasa*. 

Saya jadi merindukan aplikasi Discord yang dulu juga pernah digunakan oleh Female Blogger of Banjarmasin untuk online class. Fitur aplikasi Discord mungkin tidak selengkap aplikasi Zoom karena waktu itu Discord hanya menggunakan fitur suara. Tapi Discord lebih friendly bagi saya yang tinggal di daerah dengan sinyal internet jelek, *jadi curcol lagi*.


Review Tentang Pelatihan Fundamental SEO On Page oleh Irwin Andriyanto...


[source: WAG FBB Unstoppable Creation]

So, meskipun saya kurang lancar mengikuti online class-nya, tapi setidaknya masih ada ilmu yang saya dapat dari para pemateri. Satu yang paling saya ingat dari kelas Fundamental SEO on Page adalah kalau sebaiknya kita tidak menghapus postingan lama dari blog kita. Kalau misalnya kita anggap postingan tersebut jelek, ya perbaiki, tapi jangan dihapus. 

Hohoho, ternyata begitu. Padahal saya baru saya men-draftkan beberapa postingan lama saya karena saya bertekad untuk memperbaiki setiap postingan yang ada di blog saya agar bisa menerapkan ilmu-ilmu SEO yang baru saya dapatkan akhir-akhir ini. 

Baiklah, mengingat jumlah postingan di blog saya sudah mencapai angka 900-an lebih, saya akan publish dan perbaiki kembali post-post tersebut, nanti, kapan-kapan lah, kalau ada waktu, *selfkeplak*.

Kemudian saya juga baru tahu kalau ternyata ada batas jumlah karakter untuk url, title dan decription postingan kita. Wah..wah..saya jadi malu karena selama ini saya tak pernah tahu hal tersebut dan membuat judul postingan yang panjangnya sekehendak hati, hahhah. 

Diakhir materi ini, ada doorprize bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari pemateri dengan benar. Terus ada juga hadiah untuk peserta dengan pertanyaan terbaik. 

Saya tak ikut dua-duanya karena saat peserta lain asyik menulis dan menjawab pertanyaan, saya masih berkutat dengan koneksi internet yang putus nyambung, hiks, *ngesot ke pojokan*.

Review Tentang Pelatihan Optimalisasi Instagram untuk Influencer/Blogger/Reviewer oleh Niko Julius...


[source: WAG FBB Unstoppable Creation]

Kelas kedua adalah materi Optimalisasi Instagram. Yang paling nempel di otak saya adalah saat pemateri bilang kalau bagus atau tidaknya konten yang kita upload di Instagram itu dinilai oleh orang yang melihat, bukan oleh kita. Wow, ini tepat sasaran banget nih ke saya, hahhah. 

Honestly, saya mulai ngambek menjadi bookstragammer karena foto saya belum pernah direpost oleh salah satu akun komunitas bookstragam, *blak-blakan banget yak, wkwkwk*, padahal saya rasa foto buku saya sudah instagrammable. 

Tapi bener seperti yang pemateri bilang, yang menilai kan mereka, bukan saya, hihihi. Oke deh, saya akan terus mempelajari foto buku seperti apa sih yang dianggap bagus oleh komunitas itu. Dan saya tak akan menyerah sampai foto saya berhasil direpost oleh mereka. Semangatttttt!!!!

Terus yang paling saya ingat dari kelas Optimalisasi Instagram ini juga adalah saat pemateri memperkenalkan aplikasi teleprompter yang bernama BIGVU. Wah, serius deh, saya baru pernah dengar istilah "telemprompter"  dan baru tahu kalau aplikasi itu ada, *baru keluar dari gua*. Keren banget aplikasinya, khusus untuk saya, sepertinya aplikasi ini bisa digunakan untuk latihan bicara di depan umum.

Sama seperti kelas pertama, di kelas kedua ini juga ada hadiah untuk peserta tercepat yang bisa menjawab pertanyaan dari pemateri dengan benar.

Penutup...


[source: WAG FBB Unstoppable Creation]

At last, acara Online Class hari itu ditutup dengan acara foto bersama secara virtual. Untunglah saat itu kamera Zoom saya mau bekerja sama. Wajah saya berhasil ikut ter-capture walaupun loadingnya lambat. Jadi niat awal maunya tersenyum, eh malah jadinya seperti sedang sakit gigi, wkwkwkwk.

Oh ya, semua peserta online class ini mendapatkan goodie bag dari Mirabella dan juga voucher diskon dari Ambeer.Le. Tuh keren kan acara anniversary-nya. Terima kasih untuk panitia, semua sponsor dan juga media partner yang sudah mendukung acara dan memberikan banyak hadiah untuk kami semua, *peluk satu-satu*.

Semoga tahun depan kita bisa berjumpa lagi di event ulang tahun Komunitas Blogger Perempuan Banjarmasin yang kelima ya. Amiiiin ^_^