Saya dan Ilmu Berdandan

Bismillahirrahmanirrahim

Dalam rangka menemani adik saya yang ingin belajar dandan untuk keperluan salah satu mata kuliahnya, maka saya pun nekat menghubungi adik kelas saya dulu yang sekarang sudah jadi MUA. Kenapa nekat? Yaa soalnya saya dulu terkenal tomboi dan sama sekali tidak bisa dandan, haha. Dan seperti yang sudah saya tebak, adik kelas saya tadi jadi terheran-heran dan memuji kesederhanaan saya dulu yang pede tampil polosan tanpa make up, hihihihi.

Dengan biaya Rp250.000 per-orang, saya dan adik saya yang sama-sama kudet soal make up pun menjalani sesi private make-up. Karena benar-benar newbie, saya sampai melongo dengan banjir informasi tentang tips dan trik memakai make up. Haduh mengingat berapa lapisan dan apa-apa saja namanya membuat saya puyeng, haha.

Yang saya ingat pun cuma sedikit. Langkah-langkah makeup-an yang saya ingat cuma yang berikut ini:

1. Bersihkan muka
2. Aplikasikan serum seperti memakai pelembab, tunggu hingga kering.
3. Aplikasikan primer, tunggu hingga kering.
4. Aplikasikan foundation, tepok-tepok sampai rata, tidak apa-apa kalau mau tebal.
5. Aplikasian highlight.
6. Aplikasikan bedak tabur, tepok-tepok sampai rata.
7. Lukis alis. Buat tiga titik. Satu sejajar cuping hidung ke arah atas menuju alis. Satu sejajar cuping hidung ke arah tengah alis. Satunya lagi sejajar cuping hidung ke arah ujung alis. Gambar alis mengikuti ketiga titik tadi. Isi dari tengah ke belakang. Dari tengah ke depan tinggal disikat. (kalau soal gambar alis ini saya belum bisa sampai sekarang, hiks).
8. Aplikasikan eyeshadow, warna yang paling tua dulu, baru warna yang kita inginkan.
9. Aplikasikan eyeliner.
10. Aplikasikan lipstik.

Oke, itu saja yang saya ingat, haha. Tapi lumayan sih ya, setelah ikut private make up ini dan mengaplikasikan apa yang bisa saya ingat, saya mendapatkan pujian dari rekan sekantor kalau saya makin cantik. Asiiiiik. Alhamdulillah.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar