SERBA-SERBI MASA ORIENTASI

MOS datang lagi....tapi kali ini bukan saya sih yang harus ngelaksanainnya, tapi ponakan saya yang baru masuk SMA. Tapi imbasnya ke seluruh anggota keluarga, mulai dari papa, mama, tante sampai nenek, hehehe. Untung aj neneknya gaul. Mulai dari keliling pasar buat cari bahan-bahan yang disuruh bawa, bikin plang nama, bikin topi yang dihiasi tali rafia plus minuman gelas and so on.

Seru. Seluruh keluarga jadi ngumpul :D


Kali ini ponakan saya disuruh membawa makanan dengan petunjuk yang aneh-aneh. Kreatif juga anak-anak OSIS sekarang.
  1. Sebungkus BBM - ini maksudnya anak-anak baru disuruh membawa sebungkus biji bunga matahari
  2. Penyanyi terlalu yang berciuman di plaza - ini maksudnya adalah makanan malkist roma. Mal untuk plaza, kist untuk berciuman dan roma untuk penyanyi terlalu. *hedeh
  3. Permen surga ibu - ini maksudnya permen yang bentuknya kaya telapak kaki itu.
  4. Buah malam minggu - ini maksudnya buah apel, coz ngapel adalah istilah anak muda kalau lagi malam mingguan 
Kalau jaman saya dulu saat saya yang jadi anak baru di SMA. Saya disuruh membawa: 


Pisang Gampir
Pisang gampir adalah bahasa banjarnya pisang kembar siam. Tapi pisang gampir di sini maksudnya adalah pisang goreng. Coz pisang gorengkan gorengnya gaya didempetin gitu. Lucunya, disaat kami semua membawa pisang goreng, ada seorang teman saya yang membawa pisang gampir beneran. Berita bagusnya, dia dapat tanda tangan ketua MOS gratis. Berita buruknya dia dipanggil "gampir" sampai lulus. Saya bahkan lupa siapa nama aslinya, he3x.

Satu Sisir Pisang
 Maksudnya kita disuruh membawa satu sisir sama satu buah pisang. Bukan membawa pisang satu sisir.


Lima Biji Jeruk
 Maksudnya kita disuruh membawa lima biji jeruk yang kecil-kecil itu. Bukan membawa 5 buah jeruk *di KalSel biasanya orang menyebut satuan "buah" itu dengan "biji". Jadi, satu biji durian maksudnya sama dengan satu buah durian.


 Sekarang  pas jaman saya yang jadi pengurus OSISnya. 

Es Batu yang G  Bakalan Mencair Sampai Pulang Sekolah
 Maksudnya kita disuruh membawa batu yang ditulisin huruf "S". Itu mah sampai kapan juga g bakalan cair es nya.


500 Melati
 Maksudnya kita disuruh membawa uang logam 500 yang ada gambar melati. Bukan membawa bunga melati sebanyak 500 buah. Ssstttt....dengar-dengar kemarin ada aja anak baru yang membawa 500 buah bunga melati beneran, hihihihihi.

Trus ini pas saya ikut orientasi di Kampus Poltekes Banjarbaru Program Studi Kesehatan Gigi pada tahun 2007

Ratu Perak dari Inggris
Maksudnya kita disuruh membawa coklat Silver Queen. Jiaaah, enak banget tuh kakak-kakaknya.


Coklat Orang Istirahat

Maksudnya kita disuruh membawa membawa coklat Kit Kat. Hmmm... kakak-kakak pengurus yang cerdas.

Kue Cincin Lubang Lima
Kue cincin adalah kue khas Kalimantan Selatan yang bentuknya bulat terus ada empat buah lubang ditengahnya. Nah lo, ini disuruh membawa kue cincin yang lubangnya ada lima. Jadilah saya yang aslinya orang Amuntai mesan langsung dari daerah dan langsung pakai delivery cepat dengan travel langganan.
Teman-teman saya ada yang nekat bikin satu lubang tambahan sendiri pakai sendok.  


Bikin Telor Ceplok yang Putih Telurnya Ada Ditengah dan Kuning Telurnya Ada Dipinggir
Dua kali percobaan gagal, baru saya dan mama bisa membuat telor ceplok aneh ini. Jam tiga pagi ngebuatnya. Lupa ngasih garam lagi. Idiih... sengsara banget saya makan nya.

Telur Asin Cap RT
Telur asin biasanya kan ada cap nya tuh buat membedain sama telur biasa. Nah ini disuruh cap nya pakai stempel ketua RT setempat. Karena udah capek, jadilah teman saya yang rumahnya paling dekat dengan rumah ketua RT kami titipin telur asin masing-masing. Hasilnya, kami satu kelompok (9 orang) seolah-olah tinggal di daerah dan RT yang sama. Untung kemarin kakaknya yang meriksa g ngeh, he3x.

Disiram Air Terasi
Untuk menandai berakhirnya masa orientasi, kami masing-masing disiram sama satu ember air terasi yang dicampur sama bau-bauan aneh yang bikin hueeeekk.... Prosesinya kaya prosesi adat yang sakral gitu. Ada teman saya yang langsung muntah bahkan sebelum disiram. Gara-garanya nyium bau teman yang udah duluan disiram, hohoho.

Parahnya, sebagai salah satu dari program studi Poltekkes, kami diwajibkan mengikuti penutupan yang diadakan Poltekkes sendiri bersama jurusan-jurasan dan program studi lain. Acaranya langsung segera setelah penutupan di kampus kami sendiri. Jadilah kami para anak-anak dari kesehatan gigi datang dengan aroma terasi. Hahahahaha.

NB: Gara-gara kecelakaan motor yang membuat saya g bisa jalan selama setahun. Saya gagal kuliah di Poltekkes. Jadi saya cuma ngerasain masa orientasinya doang. OMG!!!


 


 
 
Share:

0 komentar:

Posting Komentar